Jumat, 05 November 2010

KELUARGA


Add caption
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan di antara semanya. Kemudian peranan orang tua, khususnya bapa-bapa, yaitu agar mendidik anak-anaknya didalam ajaran dan nasihat Tuhan. Perintah untuk mendidik anak-anak terutama ditujukan kepada bapa-bapa, walaupun tentunya para ibu memberi pertolongan dan dukungannya. Suami dan isteri perlu melihat peran orang tua ini dengan jelas, sehingga dapat sehati sepikir dalam mendidik anak-anaknya. suami harus mengambil peran sebagai pemimpin dan penentu kebijaksanaan dalam mendidik anak, sedangkan isteri menjalankan peranannya dalam mendidik anak pada jalur kesopanaan maupun ketaatan yang telah ditetapkan bapa kepala keluarga dan salah satu sebab kegagalan dalam mendidik anak adalah karena  isteri menjalankan kebijaksanaannya sendiri dalam mendidik anak. Jika tidak sesuai  dan memberontak telah terjadi pada orang tua, maka tidaklah heran apabila anak akan memberontak kepada orang tuanya. Dan ada dua hal disini yang harus diperhatikan oleh seorang bapa kepala keluarga dalam mendidik anak. Pertama, jangan membangkitkan amarah didalam hati anak-anak. Kedua, harus mendidik mereka sesuai dengan ajaran dan nasihat Tuhan Yang Maha Esa lalu untuk  mencapai kehidupan keluarga yang damai,ceria, maka kebiasaan itu perlu dilakukan. Seperti setiap anggota keluarga berupaya menciptakan suasana gembira ketika memasuki rumah maupun ruangan.(menyanyi, bersiul, bincang-bincang antara bapa, ibu, dan anak) dan Setiap anggota keluarga baik tua maupun anak harus mengucapkan salam bila memasuki rumah atau permisi bila meninggalkan rumah dan anak dibiasakan mencium pipi ibunya bila mau kesekolah atau sepulangnya dari sekolah Biasakan bercerita kepada anggota keluarga tentang pengalaman-pengalaman yang diperoleh di sekolah maupun dengan pacarnya, kemudian jika anak menanyakan sesuatu, orang tua harus mendengar, jangan pura-pura mendengar tapi cuman formalitas saja. Karena anak dapat melihat dari sorot mata, apakah orang tuanya serius menanggapinya atau tidak.Dibutuhkan kejujuran dan kesabaran mendengar cerita anak-anak. Berikan respon sehingga dia akan terus bercerita dan tidak menyembunyikan sesuatu kepada ke dua orang tuanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar